Head ads

Head ads

STOP BINGUNG! Panduan Sat-Set Cara Baca dan Ukur Ukuran Ban Sepeda Paling Akurat





Halo, Sobat Gowes!

Pernah nggak sih, pas mau ganti ban luar atau ban dalam, malah salah beli? Nyesek banget kan? Ban udah dibeli, eh ternyata kegedean atau kekecilan, nggak bisa dipasang ke rim (velg).

Itu terjadi karena kode ukuran ban sepeda itu memang bikin pusing! Ada 26 x 1.75, ada 700 x 23c, eh ada lagi 55-559. Mana yang harus kita percaya?

Lupakan semua angka yang membingungkan itu!

Di artikel ini, kita akan bongkar tuntas kode rahasia ukuran ban sepeda agar kalian nggak pernah salah beli lagi. Ini dia panduan paling gampang buat jadi expert urusan ban!


1. Kenapa Ukuran Ban Sepeda Bikin Pusing?

Jawabannya simpel: Ada banyak standar yang dipakai di dunia, dan semuanya nggak kompak!

A. Standar Imperial (Amerika/Inggris)

Ini yang paling sering kita lihat di sepeda MTB lama atau sepeda lipat.

  • Contoh: 26 x 1.75 : 1.75: Lebar ban (dalam inci) 26: Diameter ban (dalam inci).

  • Masalahnya: Standar 26 inci ini diameternya bisa beda-beda tergantung siapa yang bikin! Ada 26 inci untuk MTB, ada 26 inci untuk sepeda city bike yang diameternya sedikit lebih kecil. Ini yang sering jadi jebakan!

B. Standar Metrik (Prancis)

Ini biasanya dipakai di sepeda balap (Road Bike) dan City Bike lama.

  • Contoh: 700c x 23 : 700c: Diameter ban (dalam milimeter, tapi ini hanya nama dagang/sebutan). 23: Lebar ban (dalam milimeter).

  • Masalahnya: Angka 700c ini sebenarnya nggak benar-benar 700 mm. Ini cuma nama dagang aja.


2. Kenalan Sama ETRTO: Raja Ukuran Ban Sepeda

Kalau kalian mau sat-set dan dijamin nggak salah beli, kalian harus kenalan dan pakai standar ETRTO (European Tyre and Rim Technical Organisation).

ETRTO adalah satu-satunya standar yang paling konsisten dan akurat di dunia. Standar ini fokus pada diameter rim (velg), bukan diameter ban luar secara keseluruhan.

Di Mana Saya Bisa Cari Kode ETRTO?

Kode ETRTO ini WAJIB ada di setiap ban luar dan ban dalam yang proper. Coba kalian cek di dinding samping ban sepeda kalian. Angkanya biasanya dicetak kecil dan berdekatan, contohnya: 40-622 atau 55-559.

Rumus ETRTO Paling Gampang

Kode ETRTO selalu menggunakan format [Lebar Ban] - [Diameter Velg] (dalam milimeter).


Kode ETRTOArtinyaKenapa Akurat?
40-622Lebar ban 40 mm, dipasang di velg 622 mm.Angka 622 mm adalah diameter internal velg. Kalau velg kalian 622, ban harus 622!
55-559Lebar ban 55 mm, dipasang di velg 559 mm.Angka 559 adalah patokan mati. Nggak peduli lebarnya 50 mm atau 60 mm, asal velg kalian 559, ban ini PASTI cocok.

Tips Penting : Saat membeli ban, pastikan angka Diameter Velg (angka kedua) pada ETRTO ban baru SAMA PERSIS dengan ban lama kalian. Jangan sampai salah angka ukuran ban sepeda ini!


3. Memecahkan Kode Populer: 700c, 29er, dan 26 Inci

Kenapa ada sebutan 700c dan 29er, padahal ETRTO-nya sama? Ini dia terjemahannya:

A. Ban 700c (Sepeda Balap/Hybrid)

  • ETRTO Sebenarnya: 622 mm

  • Penjelasan: Hampir semua ban 700c (Road Bike, Gravel, Hybrid) menggunakan diameter velg 622 mm.

  • Contoh Kode: 700 x 23c (Road Bike): ETRTO-nya 23-622. 700 x 40c (Gravel/Hybrid): ETRTO-nya 40-622.

  • Intinya: Kalau kalian punya 700c, cari ban dengan angka akhir 622.

B. Ban 29er (MTB)

  • ETRTO Sebenarnya: 622 mm

  • Penjelasan: Iya, nggak salah! Ban 29er itu sebenarnya sama dengan 700c dari segi diameter velg (sama-sama 622 mm).

  • Kenapa Disebut 29er? Ini cuma istilah marketing. Ban 29er punya tapak dan kembangan yang tebal (misalnya 60 mm), jadi kalau diukur dari ujung luar ke ujung luar, diameternya jadi 29 inci.

  • Intinya: Kalau kalian punya 29er, cari ban dengan angka akhir 622, tapi lebar depannya harus besar (misalnya 50-622 ke atas).

C. Ban 26 Inci (MTB Lama/Sepeda Kota)

  • ETRTO Sebenarnya: 559 mm

  • Penjelasan: Ini adalah standar untuk sebagian besar MTB generasi awal dan sepeda kota.

  • Intinya: Kalau kalian punya 26 inci, cari ban dengan angka akhir 559.





4. Cara Mengukur Ban Sepeda (Kalau Kode ETRTO-nya Hilang)

Kadang, karena ban sudah terlalu aus atau terkelupas, kode ETRTO bisa hilang. Jangan panik!

Langkah 1: Cek Velg (Rim)

  • Lepaskan ban luar dan ban dalam.

  • Cari stiker atau ukiran di bagian dalam velg. Kadang pabrikan mencetak diameter ETRTO (misalnya 622) di sana.

Langkah 2: Ukur Diameter Velg (Paling Ngelotok)

  • Gunakan meteran pita (tape measure).

  • Ukur diameter internal (dari bibir velg tempat ban menempel) dalam milimeter.

  • Hasil yang Anda dapatkan seharusnya mendekati 622 mm (untuk 700c/29er) atau 559 mm (untuk 26 inci).

Langkah 3: Tentukan Lebar Ideal (Angka Pertama ETRTO)

  • Gunakan Lebar Ban Lama: Jika ban lama kalian adalah 40-622, kalian bisa beli ban baru lebar 42-622 atau 38-622.

  • Batasan Penting: Jangan memasang ban yang terlalu lebar atau terlalu sempit dari rekomendasi velg kalian (misalnya, velg road bike yang sempit nggak bisa dipasang ban 60 mm). Amannya, mainkan lebar ban dalam rentang ± 5 mm dari lebar ban lama.


Jangan Sampai Salah Lagi!

Sobat Gowes, sekarang kalian sudah punya ilmu dewa soal ukuran ban sepeda. Mulai sekarang, lupakan angka 26, lupakan huruf 'C'. Fokuslah pada Kode ETRTO yang dicetak di dinding ban.

Ingat: Angka kedua ETRTO adalah Raja! Kalau angkanya sama, ban pasti cocok.

Gowes jadi tenang, dompet nggak bolong karena salah beli spare part. Sat-set langsung checkout ban yang benar!

Sumber : bicycling.com

Tidak ada komentar